Kadindik Jatim Terapkan KBM Daring-Luring bagi 50 SMA/SMK Terdampak Kelangkaan BBM

Kadindik Jatim Terapkan KBM Daring-Luring bagi 50 SMA/SMK Terdampak Kelangkaan BBM © mili.id

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Paewai (foto: Fahrizal Tito/mili.id)

Surabaya, mili.id - Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Paewai memastikan proses kegiatan belajar mengajar (KBM) jenjang SMA-SMK di wilayah yang terimbas kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) tetap berjalan.

Ia mengungkapkan per Selasa (29/7) para murid di wilayah Jember utamanya mengikuti pembelajaran secara daring. selain itu pada wilayah lain seperti Bondowoso, dan Banyuwangi menerapkan daring dan luring.

Baca juga: Ribuan Warga Padati Alun-alun Jember, MAKI Jatim Sulap Festival Kopi dan Tembakau Jadi Panggung UMKM Lokal

Diketahui, terdapat 50 satuan pendidikan SMA dan SMK baik negeri dan swasta di Jember yang terdampak secara langsung akibat kelangkaan BBM ini. Di jenjang SD-SMP, Bupati Jember membuat surat edaran (SE) terkait sekolah daring.

"Di Bondowoso sesuai laporan kepala cabang yang saya terima kurang dari 10 murid yang terdampak kelangkaan BBM. Mereka berdomisili di kota. Namun sore ini kondisi BBM sudah stabil longgar," ungkap Aries.

Untuk KBM di wilayah Jember, KBM diberlakukan dengan dua skema. Yakni murid yang berdekatan dengan sekolah tetap masuk. Sedangkan murid yang berjarak jauh dari sekolah diterapkan pembelajaran daring.

Baca juga: Dampak Banjir Bandang, 21 Sekolah di Situbondo Alihkan Pembelajaran ke Daring

"Kita pastikan KBM tidak terganggu. Pembelajaran tetap kita maksimalkan. Untuk yang rumahnya jauh dari sekolah sementara mengikuti pembelajaran daring. Tapi yang dekat bisa berjalan kaki atau naik sepeda," ujar Aries.

Pria kelahiran Makassar ini berharap antrean panjang BBM yang berada di wilayah Jember, Bondowoso dan Banyuwangi bisa segera teratasi.

Sebelumnya, kelangkaan distribusi BBM di Jember akibat dari penutupan jalur Jember-Banyuwangi di Gumitir tepatnya di perbatasan antara Jember dan Banyuwangi, Jawa Timur.

Baca juga: Jatim Retreat 2026! Paparan di Hadapan Gubernur Khofifah, Kadisdik Dorong SMK BLUD Perkuat Jejaring Vokasi dan Kolaborasi DUDI

Jalur di pegunungan itu ditutup selama 24 Juli-24 September 2025 untuk keperluan perbaikan jalan. Sementara jalur utara melalui Situbondo memutar dan sempat terhambat macet di kawasan pelabuhan Ketapang, Banyuwangi.

 

Editor : Redaksi



Berita Terkait