Promotor tinju asal Arab Saudi, Turki Alalshikh
Jakarta,mili.id-Promotor tinju asal Arab Saudi, Turki Alalshikh, membuat geger dunia sepak bola setelah unggahannya di platform X (sebelumnya Twitter) menimbulkan spekulasi bahwa Manchester United hampir dibeli oleh investor baru. Namun, tak lama berselang, Alalshikh mengklarifikasi bahwa dirinya bukanlah pihak yang sedang menawar klub berjuluk Setan Merah tersebut.
Dalam unggahan terbarunya, pria berusia 44 tahun itu menulis,“Postingan saya kemarin tentang potensi penjualan Manchester United berarti satu hal: klub sedang dalam tahap negosiasi lanjutan dengan investor baru. Sebagai klarifikasi, saya bukan investornya, dan mereka juga bukan dari negara saya. Saya memposting ini sebagai seorang penggemar yang berharap kesepakatan itu terwujud.”
Baca juga: Manchester United Rilis Jersey Kandang Baru 2026/27, Sentuhan Klasik Era 70-an Kembali Hadir
Pernyataan ini muncul setelah beredarnya rumor bahwa Alalshikh menjadi tokoh di balik upaya akuisisi Manchester United, menyusul keterlibatannya dalam beberapa proyek olahraga besar di Arab Saudi serta kabar sebelumnya yang mengaitkannya dengan klub-klub seperti Bristol City dan Millwall.
Menurut laporan Daily Mail, konsorsium dari Uni Emirat Arab (UEA) disebut-sebut tengah mempertimbangkan tawaran senilai lebih dari £5 miliar (sekitar Rp 98 triliun) untuk membeli Manchester United. Kelompok tersebut bahkan dikabarkan telah berbicara dengan sejumlah mantan pemain United agar bersedia menjadi duta dalam upaya akuisisi ini.
Baca juga: Manchester United Tumbang di Markas Newcastle, Rekor Tak Terkalahkan Carrick Berakhir Dramatis
Namun, sumber internal klub membantah adanya pembicaraan lanjutan. Mereka mengaku terkejut dengan laporan tersebut, menyebut belum ada kontak resmi antara calon pembeli dan pemilik saat ini, keluarga Glazer.
Spekulasi mengenai penjualan Manchester United kembali mencuat setelah serangkaian hasil buruk di lapangan dan meningkatnya tekanan dari suporter yang menuntut Glazer segera melepas kepemilikan klub.
Baca juga: Sesko Jadi Penentu, Manchester United Curi Tiga Poin dari Markas Everton
Meski Alalshikh menegaskan dirinya hanya “penggemar yang berharap”, unggahannya cukup untuk kembali memicu perbincangan global soal siapa sebenarnya pihak di balik upaya akuisisi klub legendaris asal Inggris tersebut.
Editor : Erwin Muhammad
