Tuban, mili.id – Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, meresmikan program inovatif "School Food Care" (SFC) di SMA Negeri 1 Rengel, Kabupaten Tuban. Program ini merupakan perwujudan komitmen Dinas Pendidikan Jatim dalam menciptakan lingkungan sekolah yang sehat, menumbuhkan kesadaran gizi, serta mendorong kemandirian pangan di kalangan pelajar.
Peresmian ini menjadi momentum penting dalam upaya mengintegrasikan pendidikan karakter dan ketahanan pangan berbasis sekolah, sejalan dengan visi pembangunan sumber daya manusia unggul di Jawa Timur.
Baca juga: Jatim Tak Mau Lengah! Kemendagri Minta Ekosistem Inovasi Daerah Diperkuat
Dalam kunjungan tersebut,Aries didampingi oleh Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Sekolah Menengah Atas (PPSMA), Suhartatik S.Pd., M.Psi., Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Bojonegoro-Tuban Hidayat Rahman, S.Pd., M.M., Kepala SMAN 1 Rengel, Titis Asmarani, S.Pd., M.M.
Kegiatan diawali dengan peninjauan langsung ke area lahan produktif School Food Care SMAN 1 Rengel. Aries tampak antusias melihat pemanfaatan lahan sekolah yang diubah menjadi kebun sayur dan kolam ikan yang terawat dengan baik.
Puncak acara adalah kegiatan panen raya yang dilakukan secara simbolis oleh Aries bersama rombongan. Beragam komoditas sayuran segar hasil budidaya siswa berhasil dipanen, antara lain Kembang Kol, Terong, Cabai, Tomat, Serta jenis sayuran lainnya.
Aries sangat mengapresiasi keberhasilan panen ini. Ia menekankan bahwa School Food Care bukan sekadar kegiatan berkebun, tetapi merupakan laboratorium hidup bagi siswa untuk belajar tentang proses budidaya, pertanian berkelanjutan (urban farming), hingga manajemen hasil panen.
"Program School Food Care di SMAN 1 Rengel ini adalah contoh nyata bagaimana sekolah mampu menjadi agen perubahan, tidak hanya mencetak siswa cerdas secara akademis, tetapi juga tangguh dan sadar akan pentingnya ketahanan pangan. Hasil panen yang melimpah ini membuktikan kemandirian pangan bisa dimulai dari lingkungan sekolah," ujar Aries. Jumat (31/10/2025).
Selain hasil panen sayuran, ia juga memberikan apresiasi tinggi terhadap kolam ikan yang dikelola oleh siswa. Keberadaan kolam ini melengkapi aspek gizi dalam program SFC, menyediakan sumber protein yang dibutuhkan, sekaligus menjadi unit pembelajaran budidaya perikanan.
Tidak hanya fokus pada aspek pertanian dan gizi, Aries juga memberikan apresiasi coretan mural di sekeliling dinding kebun sekolah. Apresiasi ini menunjukkan dukungan penuh terhadap integrasi seni dan lingkungan dalam program School Food Care, menjadikan area kebun lebih menarik dan inspiratif bagi para siswa.
Baca juga: Pelajar Jawa Timur Borong 11 Medali di FIKSI 2025, Bukti Kekuatan Inovasi dan Kewirausahaan Siswa
“Peresmian School Food Care SMAN 1 Rengel ini diharapkan dapat menjadi model percontohan bagi sekolah-sekolah lain di Jawa Timur untuk mengembangkan program serupa. Tujuannya adalah memastikan setiap warga sekolah memiliki akses terhadap makanan bergizi, menanamkan kebiasaan hidup sehat, serta menumbuhkan jiwa wirausaha di bidang pertanian dan perikanan," ujar Aries
Sementara itu, Kepala SMAN 1 Rengel Titis Asmarani menyatakan komitmennya untuk terus mengembangkan program SFC, memastikan keberlanjutan panen, dan memanfaatkan hasilnya untuk kebutuhan konsumsi sehat di kantin sekolah serta kegiatan ekstrakurikuler siswa.
Melalui kegiatan ini Jawa Timur juga terus berkomitmen untuk mendukung inovasi pendidikan yang bermanfaat langsung bagi kualitas hidup siswa, mewujudkan Insan yang Cerdas, Berakhlak, Profesional, dan Berbudaya.
Editor : Fahrizal Tito
