UTBK SNBT 2026 Makin Inklusif, Kampus-Kampus Ini Siap Fasilitasi Peserta Disabilitas

UTBK SNBT 2026 Makin Inklusif, Kampus-Kampus Ini Siap Fasilitasi Peserta Disabilitas © mili.id

Pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK SNBT) 2026 menghadirkan wajah baru pendidikan yang lebih inklusif. Di tengah partisipasi lebih dari 871 ribu peserta dari seluruh Indonesia, perhatian khusus diberikan kepada

Mili.id - Pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK SNBT) 2026 menghadirkan wajah baru pendidikan yang lebih inklusif. Di tengah partisipasi lebih dari 871 ribu peserta dari seluruh Indonesia, perhatian khusus diberikan kepada peserta disabilitas agar dapat mengikuti ujian dengan nyaman dan setara.

Dilansir dari Detik, Sejumlah perguruan tinggi negeri (PTN) yang menjadi lokasi UTBK menunjukkan komitmen kuat dalam menyediakan fasilitas ramah disabilitas. Upaya ini tidak hanya sebatas penyediaan ruang ujian, tetapi juga mencakup pendampingan, aksesibilitas, hingga teknologi pendukung.

Baca juga: Polrestabes Surabaya Ungkap Sindikat Joki UTBK, Skor Pelaku Tembus 700

Di Universitas Gadjah Mada, misalnya, sebanyak 15 peserta disabilitas difasilitasi dengan layanan khusus, mayoritas merupakan penyandang tuli. Kampus ini memastikan seluruh peserta dapat mengikuti ujian tanpa hambatan berarti.

Sementara itu, Institut Teknologi Bandung memberikan pendampingan langsung serta penjelasan instruksi ujian secara menyeluruh agar peserta disabilitas memahami setiap tahapan tes dengan baik.

Di Universitas Diponegoro, peserta disabilitas ditempatkan di gedung dengan fasilitas akses seperti lift dan ruang yang disesuaikan untuk kebutuhan mobilitas, khususnya bagi penyandang tunadaksa.

Baca juga: Mendikti: Kecurangan UTBK SNBT 2026 Akan Diproses Hukum, Pengawasan Diperketat

Komitmen serupa juga terlihat di Universitas Airlangga yang menyediakan ruang transit, konsumsi, hingga layanan kesehatan lengkap termasuk ambulans untuk memastikan kondisi peserta tetap prima selama ujian.

Tak hanya itu, Universitas Hasanuddin menghadirkan inovasi berupa mobil listrik untuk membantu mobilitas peserta menuju lokasi ujian. Sedangkan IPB University dan Universitas Jember menyediakan ruang khusus serta layanan pendamping yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing peserta.

Baca juga: Praktik Joki UTBK-SNBT 2026 Terungkap di Surabaya, Modus Gunakan Dokumen Palsu

Di wilayah Sumatera Barat, Universitas Negeri Padang menjadi satu-satunya pusat UTBK yang menyediakan fasilitas lengkap bagi peserta disabilitas, termasuk teknologi seperti software pembaca layar dan perangkat bantu lainnya.

Langkah inklusif ini menjadi bukti bahwa akses pendidikan tinggi di Indonesia semakin terbuka untuk semua kalangan. Dengan fasilitas yang semakin ramah dan dukungan penuh dari kampus, peserta disabilitas kini memiliki kesempatan yang lebih besar untuk bersaing dan meraih masa depan melalui pendidikan.

Editor : Redaksi



Berita Terkait