Warga Komplain Banjir, Cak Ji Terjun ke Kompleks Pergudangan Kalianak

Warga Komplain Banjir, Cak Ji Terjun ke Kompleks Pergudangan Kalianak © mili.id

Wawali Armuji saat tinjau perkampungan yang terdampak banjir pergudangan kalianak

Mili.id - Komplek pergudangan Kalianak, Asemrowo dikomplain warga Genting Kalianak. Mereka mengeluh terkait kondisi saluran air yang tidak memadai.

Sehingga, saat diguyur hujan, perkampungan terdekat berdampak banjir. Ada dua wilayah RW pemukikan warga terdampak langsung, bila curah hujan tinggi, yang menyebabkan air masuk ke rumah warga .

Wakil Walikota surabaya Armuji, Rabu (1/1) terjun ke lokasi pergudangan dan perkampungan yang terdampak. Cak Ji begitu sapaan akrabnya, didampingi  DSDABM, Camat Asemrowo, Lurah Genting Kalianak dan Tokoh masyarakat sekitar.

Baca juga: 16 Inovasi Tepat Guna Karya Mahasiswa KKN UMSurabaya Dapat Hak Kekayaan Intelektual



“ini karena fasilitas umum seperti jalan dan saluran belum diserahkan dari pengembang ke pemerintah kota surabaya, sehingga Pemkot tidak bisa melakukan perbaikan maupun pembersihan saluran,” kata Armuji

Cak Ji, juga mengajak pihak pengelola pergudangan berkolaborasi dalam kerja - bakti, agar saluran air dapat terjaga kondisinya. Di samping itu, Cak Ji juga mendapat informasi, iuran rutin dibayarkan oleh pemilik pergudangan kepada pengelola meliputi perawatan jalan, saluran dan keamanan.

Dalam sidak, poltisi senior PDI Perjuangan itu menegaskan,  pemerintah kota telah mengajak pengembang, pengelola hingga warga untuk mencari jalan keluar terbaik

“Dalam hidup berdampingan setidaknya harus bisa bekerja - sama, yang di pergudangan berkewajiban menjamin tersedianya saluran air yang memadai dan lancar,” pungkas Armuji.

Sementara itu , Supardi Slamet ketua RT setempat menegaskan, selama ini sudah tujuh kali memberitahu pengelola gudang namun belum mendapatkan respon positif hingga saat ini. “Kita inginnya agar ada kerja bakti bersama membersihkan saluran lalu pihak gudang dapat hadir dan bersama - sama warga memastikan limpahan air tidak masuk ke komplek perumahan," ujar Slamet

Baca juga: BHS dan Armuji Sidak Aktivitas PT Suka Jadi Logam yang Dinilai Merugikan Masyarakat

Editor : Redaksi



Berita Terkait