Wagub Emil di acara Pelantikan Anshor Surabaya/Foto Istimewa
Mili.id - Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak optimis terhadap peran GP Ansor melawan tren individualisme di tengah tumbuhnya generasi muda saat ini. Sebab Ansor memiliki banyak kader yang tingkat kepedulian tinggi, dan menjadi aset luar biasa.
Menurutnya, rasa kepedulian terhadap lingkungan sekitar sangat diperlukan, utamanya dalam menjaga semangat kebangsaan dan nasionalisme di tengah gempuran tren individualisme.
Baca juga: Khofifah dan Menhub Bahas Transportasi Terintegrasi, SRRL hingga Bandara Dhoho
"Inilah kekuatan yang luar biasa yang dimiliki oleh Ansor, yang saya yakin bisa melawan tren-tren individualis yang melanda generasi muda kita," ungkap Emil saat acara Pelantikan Pengurus Cabang GP Ansor Kota Surabaya di Ballroom Hotel Grand Mercure Mirama Surabaya, Minggu (7/11).
Ansor, sambung dia bisa melawan generasi muda yang terpengaruh influencer di medsos dengan merubah follower menjadi influencer. Dengan mengajak pemuda turun ke lapangan melalui kegiatan yang menciptakan keguyupan, yang menjadi penguat keamanan dan kestabilan di masyarakat, melalui kepedulian sosial dan lingkungan sekitar.
Baca juga: Khofifah Lantik Enam Pejabat, Dorong Transformasi Digital Pelayanan Publik
Karenanya, ia meyakini GP Ansor dalam melawan tren individualisme dapat dilihat. Yaitu menjaga ketahanan keamanan sendiri melalui kepedulian sosial dan lingkungan sekitar.
"Jangan sampai di tengah individualisme yang terjadi, akan tertanam nilai-nilai yang kontraproduktif terhadap nilai kebangsaan kita," tuturnya.
Baca juga: Khofifah Ajak MUI Perkuat Dakwah Digital Cegah Kerentanan Sosial
Hadir pada acara tersebut, Ketua PC GP Ansor Kota Surabaya H.M Faridz Afifi dan Rois Syuriah PCNU Kota Surabaya KH. Mas Sulaiman Nur, serta puluhan anggota PC GP Ansor Kota Surabaya Masa Khidmat 2021-2025.
Editor : Redaksi
