Salah satu korban yang dikeroyok gerombolan pesilat di Sidoarjo. (Ist for Mili.id)
Sidoarjo - Polresta Sidoarjo mengamankan belasan orang yang tergabung dalam gerombolan pencak silat, saat konvoi dan diduga mengeroyok orang, Senin (15/01/2024).
Kasi Humas Polresta Sidoarjo Iptu Tri Novi Handono mengatakan, 15 orang telah diamankan dan kini mereka masih dalam pemeriksaan intensif oleh penyidik.
"Ada 15 orang (diamankan) dan saat ini masih dalam pemeriksaan, demikian," katanya saat dikonfirmasi, Selasa (16/1/2024).
Sementara terkait motif, barang bukti dan jumlah korban dan kelompok silat mana yang diamankan, Iptu Novi belum memaparkan secara detail karena proses pengembangan hingga kini masih berlangsung.
Baca juga: Gedangan Juara Umum MTQ ke-32 Sidoarjo, Bupati Subandi Siapkan Dua Tiket Umrah untuk Para Juara
"Sementara masih dalam pemeriksaan ya. Masih dikembangkan dalam pemeriksaan, terima kasih," pungkasnya.
Informasi yang diterima mili.id, kelompok silat tersebut sempat menganiaya salah satu santri Pondok Pesantren (Ponpes) Al- Khoziny saat melintas di Jalan Raya Tebel, Kecamatan Gedangan, Sidoarjo.
Baca juga: Pemkab Sidoarjo Banding Putusan PTUN soal Tembok Mutiara Regency, Warga Siap Hadapi Proses Hukum
Santri tersebut dikabarkan terluka cukup parah akibat dikeroyok oleh komplotan pesilat yang meresahkan masyarakat tersebut. Korban saat ini tengah di rawat di RSUD Sidoarjo akibat luka yang diderita.
Selain itu, ada dua korban lain yang hingga kini dirawat di salah satu rumah sakit daerah setempat. Informasinya, kedua korban itu juga berasal dari perguruan pencak silat. Mereka mengalami luka lebam di wajah hingga kepala bocor.
Editor : Achmad S
