Pemotongan knalpot brong hasil KRYD. (Nana/Mili.id)
Mojokerto - Sepekan jelang pemilu Polres Mojokerto membeberkan hasil ungkap kasus selama satu bulan mulai dari premanisme, judi, miras ilegal, narkoba, hingga penindakan knalpot brong, Rabu (7/2/2024).
Hasil ungkap kasus ini dimulai polres hingga 14 polsek jajaran sejak Jumat (16/1/2024) hingga Senin (5/2/2024).
Baca juga: Residivis Curanmor Ditangkap Saat Berburu Target, Polisi Ungkap Empat Lokasi Aksi Pelaku
Wakapolres Mojokerto Kompol Yulie Krisna menjelaskan, kegiatan KRYD (Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan) ini digelar serentak sejak satu bulan terakhir.
"Jadi semua jajaran melaksanakan kegiatan ini, tidak ada satupun Polsek yang tidak ada hasil," katanya.
Pengungkapan kasus ini mulai dari penertiban minuman keras sebanyak 331 kegiatan dengan barang bukti (BB) 5.667 botol dan dua galon miras siap minum. Tiga botol galon lain yang diamankan berisikan bahan pembuatan miras.
"Di wilayah Trowulan menangkap miras yang siap diedarkan dalam bentuk galon termasuk bahannya untuk membuat miras," ucapnya.
Yulie membeberkan, dalam penggerebekan tempat proses pembuatan miras itu anggota juga berhasil mengamankan pemilik rumah yang menjadikannya sebagai tempat pembuatan miras.
Baca juga: Kapolres Mojokerto Kota Ajak Ojol, PKL dan Tukang Becak Jadi Mitra Menjaga Kondusivitas Kota
"Masih dalam proses penyulingan kita tangkap, ditangkap Kapolsek Trowulan," tegasnya.
Tak hanya miras, total 1.234 knalpot brong atau tak sesuai spesifikasi roda dua dan 3 knalpot roda empat juga disita dari 564 operasi Polres dan Polsek jajara. Baik di jalan raya, maupun saat penyuluhan di sekolah-sekolah.
"Seluruh Polsek jajaran 14 kecamatan, kita penyuluhan pada sekolah-sekolah SMP dan SMA, kita dapati ada adik-adik yang mengenakan knalpot brong dan kita amankan diganti knalpotnya," jelasnya.
Baca juga: Polres Mojokerto Kota Antisipasi Dini Peredaran Vape Narkoba, Gandeng Vape Store hingga Sekolah
Sementara, Satuan Reserse Narkoba dan Polsek jajaran telah mengamankan barang bukti 120,01gram sabu dan 4.839 pil dobel L dari operasi KRYD ini.
Untuk itu, Ia berharap dengan berbagai ungkap kasus tersebut mampu membuat wilayah Kabupaten Mojokerto aman hingga waktu pencoblosan serentak.
"Dengan harapan (Kabupaten Mojokerto) dapat terjaga aman sampai Pemilu selesai kalau perlu seterusnya," pungkasnya.
Editor : Achmad S
