Perampok Tinggalkan Pisau-Sandal Usai Ancam Bunuh Pegawai Gadai Swasta di Surabaya

Perampok Tinggalkan Pisau-Sandal Usai Ancam Bunuh Pegawai Gadai Swasta di Surabaya © mili.id

Kondisi kantor gadai swasta di Surabaya yang disatroni komplotan perampok (Foto: Rama Indra/mili.id)

Surabaya - Tiga perampok meninggalkan pisau dan sandal usai mengancam akan membunuh dua pegawai Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Gadai Jalan Kapas Krampung, Surabaya.

Komplotan perampokan itu menyatroni kantor pegadaian swasta tersebut sekitar pukul 20.30 WIB, Rabu (7/2/2024).

Baca juga: Pedagang Ancam Demo Balai Kota, Tolak Tarif Stan SWK Kalijudan

Setelah menodongkan pisau, menyeret dan membeturkan kepala dua pegawai ke tembok kantor gadai, komplotan perampok itu membawa kabur dua HP dan satu Laptop.

Salah seorang pegawai, AS (20) mengatakan, perampok meninggalkan pisau yang digunakan menodong, dan meninggalkan satu sandal.

Baca juga: Dugaan Pungli di SWK Tambak Wedi Kian Menguat, Pedagang Beberkan Kwitansi hingga Kisah Intimidasi

"Setelah mereka mengemasi barang rampokan dua HP dan satu Laptop, mereka langsung meninggalkan kami berdua. Pisau dan juga satu sandal ketinggalan di kantor kami," terang AS ditemui mili.id di Jumat (9/1/2024).

Menurut AS, pisau yang ditinggalkan perampok itu berjenis pisau dapur. Namun dia kurang paham, pisau itu sengaja ditinggal atau ketinggalan.

Baca juga: Four Points Surabaya Sukses Gelar Summer Class Harpa Tiga Hari

"Karena setelah kejadian perampokan itu terjadi, kami melaporkan ke atasan dan ke Polrestabes. Barang-barang perampok itu dibawa polisi usai olah TKP," bebernya.

"Pisau itu yang digunakan untuk menodong leher saya, digunakan mengancam saya akan dibunuh," pungkas AS.

Editor : Redaksi



Berita Terkait