BPJS Kesehatan Penting Sejak Dini, DPR RI Imbau Warga Depok Segera Daftar
Senin, 13 Apr 2026 20:22 WIBBPJS Kesehatan Penting Sejak Dini, DPR RI Imbau Warga Depok Segera Daftar
BPJS Kesehatan Penting Sejak Dini, DPR RI Imbau Warga Depok Segera Daftar
Dewan Pengawas BPJS Apresiasi Pelayanan RS Bhayangkara Surabaya
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor HK.02.02/D/539/2026 yang menegaskan larangan bagi rumah sakit menolak pasien dengan status kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) nonaktif sementara, termasuk peserta Penerima B
Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) menggelar pertemuan penting bersama jajaran pemerintah di Ruang Komisi V DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (9/2).
Kepesertaan BPJS Kesehatan yang hanya 73 persen sampai 74 persen akan dinaikkan menjadi 80 persen.
Antrean pasien pada hari ini, terjadi sekitar 30 menit pada proses pendaftaran dan fingerprint.
Apabila pasien ini atau peserta JKN badannya berasa kurang enak, atau apapun bentuknya, selama itu tidak gawat darurat, maka pasien bisa berobat ke fasilitas kesehatan tingkat pertama tempatnya terdaftar.
BPJS Kesehatan Cabang Surabaya buka suara soal isu bahwa 144 jenis penyakit tidak ditanggung penanganannya di rumah sakit.
"Bagi yang sekarang sakit ya harus (ikut program) BPJS, karena aturannya begitu. JPK dan SPM tidak bisa, alternatif sekarang adalah BPJS,” kata Sunarsi.
Setiap harinya ada sekitar 3-5 masyarakat kurang mampu yang sulit dapat layanan kesehatan.
Sistem KRIS dalam BPJS Kesehatan ini akan menggantikan sistem kelas 1, 2, dan 3 yang digunakan sebelumnya.
Paslon Idola bakal menggandeng BPJS Kesehatan Cabang Mojokerto, agar masyarakat semakin mudah mengakses jaminan kesehatan secara merata di Bumi Majapahit.
Di balik popularitasnya, nasi merah ternyata memiliki beberapa mitos di masyarakat.
Panas matahari, ditambah angin dan udara kering, bisa menguras kelembapan kulit Anda.