KAI Commuter Segera Datangkan 30 Rangkaian KRL Baru, Presiden Prabowo Gelontorkan Rp5 Triliun

KAI Commuter Segera Datangkan 30 Rangkaian KRL Baru, Presiden Prabowo Gelontorkan Rp5 Triliun © mili.id

Pengadaan 30 Rangkaian KRL Baru

Mili.id – Upaya mengurai kepadatan penumpang di moda transportasi KRL Commuter Line Jabodetabek segera memasuki babak baru. PT Kereta Commuter Indonesia (KAI Commuter) memastikan bahwa proses pengadaan 30 rangkaian kereta baru kini telah mendekati tahap final.

Langkah ini merupakan respons langsung atas instruksi Presiden Prabowo Subianto yang menaruh perhatian besar terhadap kenyamanan mobilitas warga di wilayah aglomerasi tersebut. Tidak tanggung-tanggung, Presiden menyetujui alokasi anggaran sebesar Rp5 triliun, melampaui usulan awal yang berada di angka Rp4,8 triliun.

Baca juga: Jaga Ekonomi Nasional, Kemenhub Diskon Kereta Saat Libur Sekolah 2026 ini

Dilansir dari Liputan6, VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, menyatakan bahwa pihaknya bersama pemerintah tengah mematangkan persiapan pengadaan ini.

"Kajian pengadaan untuk 30 trainset ini terus dilakukan dan sudah mendekati tahap final. Baik dari sisi KAI, KCI, maupun pemerintah, semua dalam proses persiapan untuk merealisasikan kebutuhan tambahan kapasitas angkut tersebut," ujar Karina saat ditemui di Commuter Hall, Stasiun Juanda, Jakarta, Senin (20/4/2026).

Target Operasional dan Strategi Stamformasi
Karina menegaskan bahwa prioritas utama dalam pengadaan ini adalah peningkatan aspek keselamatan dan kenyamanan penumpang. Untuk memaksimalkan daya angkut, KAI Commuter berencana mengoperasikan rangkaian baru ini dengan stamformasi 12 gerbong pada jalur-jalur yang infrastrukturnya telah memadai.

"Kami akan mengoperasikan sarana dengan stamformasi 12 pada lintas pelayanan yang secara infrastruktur sudah mampu menunjang pengoperasian tersebut," jelasnya.

Baca juga: Libur Panjang Dongkrak Penumpang Commuter Line Surabaya, Tembus 55 Ribu Orang Sehari

Meski detail implementasi teknis masih dalam tahap pemantauan, Karina memastikan bahwa proses pengadaan akan dimulai tahun ini. Pihak KAI Commuter berjanji akan memberikan pembaruan informasi secara berkala seiring perkembangan di lapangan.

Komitmen Presiden untuk Rakyat
Dukungan pemerintah terhadap proyek ini sangat kuat. Presiden Prabowo Subianto sebelumnya menegaskan komitmennya untuk tidak ragu mengeluarkan anggaran demi kepentingan publik yang lebih luas.

"Kereta api kita harus kita perluas dan perbesar. Untuk Jabodetabek, Dirut PT KAI mengatakan harus membuat tambahan gerbong, rangkaian baru," tutur Presiden.

Baca juga: Tabrak Lari di Kalimalang, Sopir Pajero Ditangkap Usai Kabur, Ngaku Takut Diamuk Massa

Presiden bahkan telah menginstruksikan agar proses pengadaan ini dapat diselesaikan secepat mungkin. Dari estimasi kebutuhan dana sekitar USD 9 juta per rangkaian, Presiden menaruh harapan agar target penyelesaian bisa tercapai dalam waktu satu tahun, atau bahkan lebih cepat, yakni enam bulan.

Dengan kehadiran 30 rangkaian baru ini, KAI Commuter optimistis dapat menjawab tantangan kepadatan penumpang yang selama ini menjadi keluhan utama pengguna jasa transportasi publik di Jabodetabek.

Editor : Redaksi



Berita Terkait