Tiga Pemotor Mojokerto Tewas Kecelakaan di Awal Puasa Ramadan
Rabu, 13 Mar 2024 15:38 WIBTiga orang tewas kecelakaan di wilayah Kabupaten Mojokerto, di awal puasa ramadan.
Tiga orang tewas kecelakaan di wilayah Kabupaten Mojokerto, di awal puasa ramadan.
"Korban yang dibonceng tewas di TKP. Sementara pengendara motor luka-luka. Keduanya suami istri," jelas Kanit Gakkum Satlantas Polres Pasuruan, Ipda Kunaefi.
"Dua kendaraan kondisinya ringsek di bagian depan. Untuk pengendara motor tewas," ujar Kanit Gakkum Satlantas Polrestabes Surabaya, Iptu Suryadi.
Kasatlantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, AKP Muhammad Suud menyebut, kecelakaan terjadi diduga akibat sopir truk mengantuk.
Gadis 20 tahun itu melintas di Jalan Raya Rungkut Industri dibonceng ibunya menggunakan motor.
Kecelakaan melibatkan Bus Gunung Harta dan truk Fuso terjadi di Jalur Pantura Situbondo, Desa Klatakan, Kecamatan Kendit.
"Begitu melihat kondisi korban darahnya banyak, NS langsung kabur, panik," ujar Kanit Gakkum Satlantas Polresta Sidoarjo, AKP Ony Purnomo.
Saat itu korban membonceng dua anaknya mengendarai motor dan melintas di lokasi.
Akibat tabrakan Bus Sugeng Rahayu dan dua truk tersebut, dua orang terluka.
"Truk tersebut menghindari dua motor yang melaju cukup kencang dari arah berlawanan," ujar Kanit Gakkum Satlantas Polresta Sidoarjo, AKP Ony Purnomo.
Forklif itu tergelincir, karena truk yang mengangkutnya mengalami pecah ban, hingga terguling di jalan menikung.
Sementara perempuan pengemudi mobil listrik itu juga mengalami luka di bagian kaki.
Kecelakaan itu terjadi pada Minggu dini hari.
Kedua korban hendak menghadiri rekapitulasi hasil pemungutan suara Pemilu 2024 di kantor kecamatan setempat.
Akibat laka tunggal tersebut, seorang penumpangnya bernama Maryam (52), asal Desa Trajeng, Kecamatan Panggungrejo, Pasuruan meninggal.