Launching buku Sang Bayi karya dr Tiwi di Surabaya (Foto: Mom Uung for mili.id)
Surabaya - Mengawal sang buah hati adalah serangkaian aktivitas berupa diskusi dan bedah buku yang dirancang untuk mendukung terbitnya buku terbaru hasil karya Dokter Tiwi.
Buku ini adalah bentuk pemenuhan panggilan jiwa dr. Tiwi untuk menemani orangtua membesarkan dan mengasuh bayi mereka yang baru lahir.
Baca juga: Pedagang Ancam Demo Balai Kota, Tolak Tarif Stan SWK Kalijudan
Berdasarkan pengalamannya, seberapa sering pun seorang ibu melahirkan, bayi baru senantiasa merupakan pengalaman seru.
"Orangtua senantiasa membutuhkan pendampingan agar bayi baru mereka terawat baik dan tumbuh sehat," tutur dr. Tiwi saat launching bukunya di Surabaya, Minggu (18/8/2024).
Di acara launching ini, dr. Tiwi menggandeng Mom Uung karena memiliki visi yang sama untuk mendukung ibu, utamanya ibu hamil dan menyusui.
Mom Uung tidak sekadar mengembangkan produk ASI Booster yang bisa meningkatkan kualitas ASI, sehingga anak dapat tumbuh optimal, sehat dan cerdas. Namun, mewujudkan generasi ASI emas.
Juga menyediakan fasilitas Konselor Menyusui bersertifikat, Dokter Obgyn, dan Dokter Laktasi, yang bisa diakses oleh semua ibu di Indonesia, mulai dari konsultasi menyusui online 24 jam nonstop, konsultasi home visit, dan juga offline di Breastfeeding Home Mom Uung, yang dijadikan lokasi launching buku Sang Bayi di Surabaya ini.
Launching buku Sang Bayi karya dr Tiwi di Surabaya
Acara ini turut menggandeng Komunitas Sahabat Pejuang ASI dari Mom Uung. Komunitas ini kerap kali mengadakan kegiatan edukASI bersama expert, sebagai salah satu upaya meningkatkan angka keberhasilan menyusui di Indonesia dengan visi ingin terus membantu ibu menyusui lulus ASI hingga 2 tahun.
Menurut dr. Tiwi, sang bayi menjadi istimewa untuk dibahas, karena menjelaskan hal-hal mendasar yang didapatkannya saat mengamati kondisi bayi-bayi di kamar praktek.
Dalam diskusi yang juga dihadiri Dr. dr. Ray Wagiu Basrowi, turut membahas bahwa salah satu faktor keberhasilan menyusui adalah support di lingkungan kerja, dan dari penelitian yang beliau lakukan terdapat Kesimpulan bahwa loyalitas karyawan bisa meningkat hingga 4 tahun terhadap Perusahaan.
Hal itu disetujui Mom Uung yang juga rencananya akan membuat program Daycare untuk karyawan yang memiliki anak, sehingga Ibu bisa membawa anaknya untuk dititipkan ke kantor sembari bekerja.
Program ini akan disiapkan sejak newborn, MPASI hingga nanti saat toddler, tanpa harus sibuk lagi mengirimkan ASIP.
Baca juga: Dugaan Pungli di SWK Tambak Wedi Kian Menguat, Pedagang Beberkan Kwitansi hingga Kisah Intimidasi
Selain itu, Nikita Willy turut hadir via online dalam acara tersebut juga berbagi ceritanya terkait pengalaman menjadi Ibu Menyusui terlebih jika ibu adalah seorang pekerja sangat membutuhkan support dari lingkungan sekitar. Nikita Willy juga akan berkomitmen untuk menyusui anak kedua nanti setelah melahirkan.
Sang bayi, dikemas sebagai buku yang menyertakan panduan praktis dengan mengoptimalkan materi digital dari akun media sosial dr Tiwi, yaitu Youtube drtiwitv dan IG @drtiwi, yang ditampilkan dalam bentuk QR code sesuai topik yang dibahas.
Hal ini semata-mata dilakukan karena pemahaman teks yang didapatkan pembaca akan menjadi lengkap jika disertai materi video dan gambar.
Buku ini melengkapi dua buku untuk awam yang telah ditulis dr. tiwi sebelumnya, yaitu Anak Sehat, 100 Solusi dr. Tiwi (2010) dan Sehat Lezat Olah Saji dr. Tiwi (2013).
"Menulis buku panduan merawat bayi baru ini, hanya dapat dilakukan karena saya diberi kesempatan untuk belajar sambil berbuat sepanjang 25 tahun, karena orangtua telah membuka hati dan mempercayai saya untuk merawat bayi mereka," ungkap dr. Tiwi.
Hal lain yang tidak bisa diabaikan dr. Tiwi adalah kesempatan bekerja di RSIA Bunda memberi keleluasaan untuk berkolaborasi dengan teman sejawat, perawat, dan pihak manajemen yang senantiasa siap bekerja sama memberi pelayanan terbaik bagi bayi dan anak untuk membentuk generasi masa depan Indonesia emas yang gemilang.
Acara bedah buku dan diskusi ini akan berlangsung di beberapa kota:
Baca juga: Four Points Surabaya Sukses Gelar Summer Class Harpa Tiga Hari
1. Bandung, 21 Juli 2024: "Mempersiapkan Kehamilan & Merawat Bayi Baru" bersama Prof. DR. dr. Tono Djuwantono, Sp.OG (K), M. Kes
2. Jakarta, 4 Agustus 2024: "Proses Sensorik, Dasar Perkembangan Sang Bayi" bersama DR. dr. Luh Karunia Wahyuni, Sp.KFR (K)
3. Surabaya, 18 Agustus 2024: "Mempersiapkan ASI Perah, Agar Ibu Siap Kembali Bekerja" bersama Mom Uung dan Nikita Willy yang berbincang tentang serba-serbi cuti melahirkan 6 bulan.
4. Jogyakarta, 28 September 2024: "Memenuhi Kebutuhan Mental Ibu Selama Kehamilan, Menjelang Kelahiran, Hingga Bulan-bulan Pertama Setelah si Kecil Lahir" bersama dr. Yudhi Gejali, seorang dokter yang mendalami ilmu pengobatan oriental terutama akupunktur, dan Yesie Aprillia, S.SiT, Bdn, M.Kes, bidan yang menguasai gentle birth.
5. Denpasar, Oktober 2024: Bali Parenting Summit. Sebuah event yang menyuarakan seluruh hal-hal baik di atas.
Editor : Narendra Bakrie
