Mili.id – Penanganan dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dalam pengadaan batu bara yang menyeret sejumlah perusahaan pelat merah memasuki babak baru. Polda Metro Jaya memastikan penetapan tersangka akan dilakukan dalam waktu dekat.
Kasus yang berkaitan dengan pengadaan batu bara di PT PLN, PT Asabri, dan PT Krakatau Steel itu ditangani bersama oleh Polda Metro Jaya dan Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor) Polri.
Baca juga: Koper Berisi 74 Kg Emas Hasil Penggeledahan di Sentul Dibawa ke Polda Metro Jaya
"Kami sampaikan penetapan tersangka dalam waktu dekat," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Jumat (10/7/2026).
Sejauh ini, penyidik telah memeriksa sedikitnya 15 saksi untuk mengungkap dugaan korupsi dan pencucian uang tersebut. Selain itu, aparat juga telah melakukan penggeledahan di 12 lokasi yang diduga berkaitan dengan perkara.
Dari hasil penggeledahan tersebut, polisi menyita barang bukti dalam jumlah fantastis, yakni 74 kilogram emas batangan, uang tunai senilai sekitar Rp543 miliar dalam berbagai mata uang, termasuk dolar Amerika Serikat dan dolar Singapura, serta sejumlah barang lainnya.
Baca juga: Polda Metro Jaya Bongkar Sindikat Judi Online Internasional 1xBet, Omzet Tembus Rp2 Miliar
Saat konferensi pers berlangsung, seluruh barang bukti dipamerkan di hadapan awak media. Tumpukan uang tunai dalam pecahan rupiah maupun mata uang asing terlihat memenuhi meja panjang yang disiapkan petugas. Uang tersebut diikat rapi dan disusun bertumpuk.
Di bagian tengah meja tampak puluhan emas batangan yang berjajar, sementara di sisi lainnya terdapat sejumlah barang elektronik, seperti monitor komputer dan telepon seluler, yang diduga berkaitan dengan penyidikan.
Tak hanya itu, kepolisian juga menampilkan sembilan boks kontainer plastik berukuran besar yang diberi label sesuai lokasi penggeledahan sebagai bagian dari barang bukti yang diamankan.
Baca juga: Aksi chef hideki masak nasi goreng acara pembukaan pekan olah raga polri
Meski telah mengamankan barang bukti bernilai sangat besar, penyidik masih terus mendalami aliran dana dan peran masing-masing pihak sebelum secara resmi mengumumkan para tersangka.
Kasus ini menjadi salah satu penyelidikan dugaan korupsi dengan nilai barang bukti terbesar yang ditangani Polda Metro Jaya dalam beberapa tahun terakhir. Publik kini menantikan pengumuman resmi mengenai pihak-pihak yang akan dimintai pertanggungjawaban hukum dalam perkara tersebut.
Editor : Erwin Muhammad
