Kadindik Jatim, Aries Agung Paewai meninjau fasilitas sekolah dan melihat langsung aktivitas pembelajaran TEFA berbasis industri di SMK Bina Bangsa Dampit, Kabupaten Malang.
Malang, mili.id - Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, meninjau berbagai fasilitas sekolah sekaligus melihat langsung aktivitas pembelajaran Teaching Factory (TEFA) berbasis industri di SMK Bina Bangsa Dampit, Kabupaten Malang.
SMK Bina Bangsa Dampit merupakan salah satu sekolah vokasi unggulan yang telah meraih status Program SMK Pusat Keunggulan (PK) dari Kemendikdasmen. Sekolah ini dikenal aktif menjalin kemitraan dengan berbagai dunia usaha dan dunia industri (DUDI), termasuk PT Astra International dan United Tractors, dalam memperkuat implementasi pembelajaran vokasi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
Baca juga: Jatim Tak Mau Lengah! Kemendagri Minta Ekosistem Inovasi Daerah Diperkuat

Penguatan kerjasama dengan DUDI inipun selaras dengan program Dindik Jatim dalam mendorong SMK memperbanyak jejaring kerjasama industri untuk penyerapan tenaga kerja dari lulusan SMK. Sekaligus memberikan pembelajaran nyata kepada siswa agar kompetensinya sesuai dengan kebutuhan industri.
"SMKN Bina Bangsa Dampit ini saat satu sekolah vokasi swasta yang patut kami apresiasi karena kerjasamanya dengan industri yang terus digenjot. Apalagi sebagai sekolah Pusat Keunggulan tentu program-program inovatif terus dihadirkan untuk menghasilkan lulusan yang terampil dan unggul," ujar Aries, Sabtu (1/11/2025).
Pada kesempatan tersebut, Aries juga meninjau sejumlah fasilitas pembelajaran dan unit usaha siswa, di antaranya perbankan mini, mini market, serta kelompok usaha siswa yang mengelola kegiatan perdagangan di lingkungan sekolah.
Berbagai aktivitas tersebut menjadi bagian dari penguatan program kemandirian dan kewirausahaan siswa yang terintegrasi dalam model TEFA. Pada kesempatan itu Aries mengapresiasi pengelolaan sekolah yang dinilai visioner, kreatif, dan berorientasi pada penguatan karakter siswa.
Baca juga: Pelajar Jawa Timur Borong 11 Medali di FIKSI 2025, Bukti Kekuatan Inovasi dan Kewirausahaan Siswa
Selain itu, Aries juga meninjau proyek revitalisasi pembangunan lima ruang kelas baru (RKB) yang merupakan bantuan dari pemerintah pusat melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi Kemendikdasmen.
“SMK seperti Bina Bangsa Dampit ini adalah contoh ideal bagaimana sekolah vokasi mampu menghadirkan pembelajaran yang kontekstual, produktif, dan berdaya saing. TEFA, kewirausahaan, dan revitalisasi sarpras menjadi satu kesatuan yang memperkuat mutu pendidikan vokasi di Jawa Timur,” ungkap Aries.

Baca juga: Kini Giliran SMAN 1 Rengel Tuban Resmikan SFC, Kadindik : Wujudkan Sekolah Sehat dan Mandiri Pangan
Sementara itu, Kepala SMK Bina Bangsa Dampit, Siti Maimunah, menjelaskan sekolahnya terus berkomitmen memperluas pembelajaran berbasis industri dan kewirausahaan.
“Melalui Teaching Factory, siswa kami dilibatkan langsung dalam proses produksi dan layanan riil, baik di bidang teknik, perbankan, maupun retail. Kami ingin lulusan SMK Bina Bangsa Dampit tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki jiwa wirausaha dan kesiapan kerja yang tinggi,” ungkap Siti Maimunah.
Melalui kunjungan ini, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat ekosistem pendidikan vokasi yang kolaboratif, inovatif, dan berorientasi pada kebutuhan dunia kerja masa depan.
Editor : Fahrizal Tito
