Disebut Alami Gangguan Jiwa, Pemuda asal Menganti Gresik Nekat Serempetkan Diri ke Kereta

Disebut Alami Gangguan Jiwa, Pemuda asal Menganti Gresik Nekat Serempetkan Diri ke Kereta © mili.id

Surabaya - Jasad seorang pria ditemukan diperlintasan kereta api yang ada di Jalan Raya Sememi Baru tepatnya di belakang Polsek Benowo, Surabaya. 

Dari data command center 112 peristiwa penemuan jenazah tersebut diketahui sekitar pukul 05.46 WIB, Rabu (7/6/2023).

Baca juga: Pedagang Ancam Demo Balai Kota, Tolak Tarif Stan SWK Kalijudan

Dari informasi tersebut menyebut bahwa jenazah yang berinisial EP (26) asal Menganti, Gresik nekat menabrakkan diri ke kereta api Argo Bromo Anggrek yang sedang melintas itu diduga karena mengalami gangguan kejiwaan.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Surabaya, Buyung Hidayat mengatakan menurut keterangan saksi bahwa pihaknya mendapat laporan dari masinis Kereta Api 04 (Argo Bromo Anggrek Relasi Gambir-Pasar Turi) di KM 218+7.

"Saat itu selip pukul 04.18 wib saksi mata melihat adanya pejalan kaki yang terserempet kereta api, selanjutnya Pihak Stasiun Kandangan langsung menuju ke lokasi kejadian untuk dilakukan pengecekan sebagai hasil memang benar adanya orang korban terserempet kereta api," ungkapnya.

Baca juga: Dugaan Pungli di SWK Tambak Wedi Kian Menguat, Pedagang Beberkan Kwitansi hingga Kisah Intimidasi

Setelah mendapatkan laporan tersebut pihaknya berkoordinasi dengan tim Inafis Polrestabes Kota Surabaya untuk melakukan proses identifikasi. Identifikasi tersebut dilakukan karena tidak ditemukan identitas diri korban.

"Setelah dilakukan pemeriksaan menggunakan mambis atau alat canggih untuk mencari data diri korban alhasil kita dapat menghubungi pihak keluarga serta dilakukan evakuasi ke kamar jenazah RSU Dr Soetomo," paparnya.

Baca juga: Four Points Surabaya Sukses Gelar Summer Class Harpa Tiga Hari

Selain itu, tambahnya dari keterangan pihak  keluarga membenarkan bahwa korban mengalami masalah kejiwaan.

"Menurut keterangan daripada pihak keluarga sebagai korban mengalami sakit masalah kejiwaaan. Namun untuk penyebab kematian masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian," tandasnya. (TIT)

Editor : Redaktur



Berita Terkait