Garis polisi terpasang di Graha Pangeran Surabaya, lokasi jatuhnya korban (Foto: Rama Indra/mili.id)
Surabaya - BNI Kantor Wilayah 06-Graha Pangeran Surabaya masih menunggu persetujuan pusat terkait kasus tewasnya sekuriti usai jatuh dari lantai 13.
Sekuriti bernama Soni Effendi (38), asal Sidoarjo itu ditemukan tewas pada Senin (21/8/2023) dini hari. Korban diduga kuat bunuh diri.
Baca juga: Pedagang Ancam Demo Balai Kota, Tolak Tarif Stan SWK Kalijudan
Humas BNI Kantor Wilayah 06, Sagung Sri Ulan membenarkan terkait tewasnya salah satu sekuritinya tersebut. Namun pihaknya masih belum bisa berbicara lebih jauh.
"Iya mas. Sekarang ini kami masih belum bisa keluarkan statement. Nanti, dari kami BNI akan segera sampaikan rilis resmi menunggu approvel (disetujui) BNI pusat," terang Sagung saat dikonfirmasi mili.id, Senin (21/8/23) sore.
Sementara salah satu sekuriti di Graha Pangeran, Wahyu menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya rekan kerjanya tersebut.
"Kedekatan kami, sesama sekuriti di sini sama. Tidak menduga, kalau Soni sampai melakukan tindakan seperti itu," ungkap dia.
Baca juga: Dugaan Pungli di SWK Tambak Wedi Kian Menguat, Pedagang Beberkan Kwitansi hingga Kisah Intimidasi
Menurutnya, Soni adalah sosok yang baik dan pendiam. Tidak memiliki masalah di keluarga, ataupun di tempat kerja.
"Kami mengenal keluarga korban dengan baik. Dia berisitri dan belum memiliki anak. Istri Soni kini tengah mengandung 8 bulan, walaupun ia pernah keguguran dua kali," pungkasnya.
Sebelumnya, Wakasat Reskrim Polrestabes Surabaya, Kompol Teguh Setiawan menyebut bahwa penyelidikan atas tewasnya korban masih dilakukan.
Baca juga: Four Points Surabaya Sukses Gelar Summer Class Harpa Tiga Hari
"Dugaan bunuh diri. Penyelidikan masih kami lakukan. Termasuk meminta keterangan keluarga korban," ujar Teguh kepada mili.id.
*Informasi di atas tidak ditujukan untuk menginspirasi siapapun melakukan tindakan serupa. Bila merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasi ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.
Editor : Narendra Bakrie
