Tag : ADV DPRD Jatim

© mili.id

Gubernur Khofifah Tegaskan Sinergi Pemerintah, DPRD, dan Masyarakat Jadi Kunci Keberhasilan Pembangunan di Jatim

Gubernur Khofifah mengapresiasi peran DPRD Jawa Timur yang selama ini menjadi mitra strategis pemerintah dalam mengawal aspirasi rakyat. Ia menegaskan bahwa keberhasilan berbagai program pembangunan tidak akan terwujud tanpa dukungan dan sinergi seluruh u

© mili.id

DPRD Jatim Dorong Masyarakat Kawal Transparansi Hukum dan Pemerintah

Melalui sosialisasi ini, DPRD Jatim berharap tercipta kesadaran hukum yang lebih tinggi di tengah masyarakat, khususnya kalangan mahasiswa. Dengan demikian, sistem hukum dan pemerintahan di Indonesia dapat berjalan lebih transparan, akuntabel, dan berpiha

© mili.id

Pasar Rakyat Dewan Jatim Meriahkan HUT Jatim ke-80 Diserbu Masyarakat

Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Sri Wahyuni menyampaikan bahwa pasar rakyat ini menjadi simbol kebersamaan sekaligus ruang pemberdayaan ekonomi lokal.

© mili.id

DPRD Jatim Luncurkan Platform CUAN, Saluran Curhat Warga untuk Sampaikan Aspirasi

Platform aspirasi masyarakat bertajuk Curhato Nang Dewan (CUAN) ini dapat diakses melalui sambungan telepon di nomor 0813-3838-1388

© mili.id

Pemprov Jatim Revisi Perda Susunan Perangkat Daerah

Gubernur Jatim, Khofifah menyatakan bahwa perubahan ini diperlukan untuk menghindari multitafsir terhadap posisi kelembagaan dan mendukung percepatan pembangunan daerah.

© mili.id

Gubernur Jatim Sampaikan Perubahan Perda Pajak Daerah

Salah satu poin penting perubahan adalah penghapusan Pajak Alat Berat (PAB) karena potensi penerimaannya sangat kecil dan biaya pemungutannya dinilai tidak sebanding. Hal ini sesuai dengan ketentuan Pasal 6 Ayat 2 UU HKPD yang menyarankan efisiensi dalam

© mili.id

Dewan Jatim Siapkan Raperda Transportasi Publik Terintegrasi

Ketua Komisi D DPRD Jatim, Abdul Halim, menyatakan bahwa inisiatif penyusunan Raperda ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat sistem transportasi berbasis koridor yang telah berjalan dan menyambungkannya hingga ke wilayah-wilayah pedesaan.

© mili.id

DPRD Jatim Soroti Efisiensi dan Fiskal APBD 2026

Banggar menyoroti belanja daerah yang masih didominasi belanja operasional hingga 76 persen, sementara belanja modal hanya 6 persen. “Belanja modal turun 40 persen dari APBD Perubahan 2025, ini patut jadi perhatian serius,” kata Juru Bicara Banggar, Hj. L

© mili.id

DPRD Jatim Perjuangkan Kesetaraan BPOPP Semua Sekolah

DPRD tetap memastikan bahwa alokasi tersebut dibagi secara merata antara sekolah negeri dan swasta. Ini dianggap penting untuk menjaga rasa keadilan di kalangan penyelenggara pendidikan.

© mili.id

Eksekutif Sampaikan Rancangan APBD Jatim 2026 ke DPRD

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Adhy Karyono, menyampaikan bahwa terdapat perubahan signifikan dari sisi pendapatan daerah pada 2026. Hal ini disebabkan oleh penyesuaian sistem bagi hasil sesuai Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keu

© mili.id

Tunjangan Perumahan DPRD Jatim Sudah Sesuai Aturan

tercatat Ketua DPRD menerima Rp57,75 juta per bulan. Sementara itu, Wakil Ketua mendapatkan Rp54,86 juta, dan anggota biasa Rp49,09 juta per bulan.

© mili.id

DPRD Jatim Cabut Enam Perda yang Tak Relevan

Ketua Bapemperda DPRD Jatim, Yordan, mengatakan sebagian dari substansi enam perda tersebut sudah diambil alih oleh pemerintah pusat atau kabupaten/kota. Hal ini menyebabkan perda-perda itu kehilangan kekuatan hukum sebagai aturan provinsi.

© mili.id

Komisi D Tekankan Efisiensi dan Pemerataan Anggaran Pembangunan

Juru Bicara Komisi D, Nurul Huda, juga meminta agar belanja penunjang di sejumlah OPD dikelola secara efisien untuk mendorong kinerja ASN dan pencapaian target RPJMD.

© mili.id

Komisi C DPRD Jatim Dorong Optimalisasi PAD 2025

Komisi C mendorong agar BPKAD memperbanyak program padat karya yang berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi dan memaksimalkan pemanfaatan aset daerah sebagai sumber PAD.

© mili.id

Komisi B DPRD Jatim Dorong Dukungan Swasembada Pangan

Komisi B mencatat kontribusi sektor di bawah OPD mitranya mencapai 66,95 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Jawa Timur Triwulan II 2025.

Load More