Fakta Baru, Usai Bercumbu Badut Penjual Mainan di Mojokerto Ngamuk Lihat Chat WA Istri dab PIL

Fakta Baru, Usai Bercumbu Badut Penjual Mainan di Mojokerto Ngamuk Lihat Chat WA Istri dab PIL © mili.id

Satuan (43) saat memperagakan aksi pembunuhan terhadap ibu mertuanya, Jumat (22/5/2026).

Mili.id - Fakta baru terungkap dalam kasus pembunuhan ibu mertua yang dilakukan Satuan (43), badut penjual mainan asal Kabupaten Mojokerto. Sebelum tragedi berdarah itu terjadi, pelaku dan istrinya disebut sempat bermesraan hingga berhubungan intim. Namun emosi tersangka meledak setelah menemukan dugaan pria idaman lain (PIL) di ponsel sang istri.

Hal itu diungkap kuasa hukum tersangka, Alex Askohar, usai rekonstruksi kasus di rumah kontrakan Dusun Sumbertempur, Desa Sumbergirang, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, Jumat (22/5/2026).

Baca juga: Truk Kontainer Terguling di Simpang Jampirogo Mojokerto, Dua Polisi Lalu Lintas Berlarian Selamatkan Diri

Menurut Alex, rumah tangga Satuan dan istrinya, Yuni, memang sudah lama dilanda pertengkaran. Masalah ekonomi disebut menjadi pemicu utama keretakan hubungan keduanya.

“Sehari-hari memang sering bertengkar. Sakit hati karena faktor ekonomi,” kata Alex.

Namun konflik memuncak saat tersangka melihat isi ponsel istrinya. Dari sana, ia menemukan percakapan WhatsApp dan foto seorang pria yang diduga memiliki hubungan khusus dengan sang istri.

“Pemicunya saat melihat HP istrinya ada pria idaman lain. Akhirnya semua terbuka dan diakui sendiri oleh istrinya,” ujarnya.

Baca juga: Baru Bebas Tiga Bulan, Residivis Curanmor Kembali Beraksi di Empat Lokasi

Alex menjelaskan, sebelum kejadian, tersangka sempat memberi kejutan kepada istri dan anaknya dengan bersembunyi di kamar mandi kontrakan. Setelah anak masuk kamar, pasangan itu disebut menghabiskan waktu bersama hingga bercumbu di belakang rumah.

Momen tersebut berlanjut hingga keduanya berhubungan intim di kamar tengah rumah kontrakan yang biasa digunakan untuk menyimpan barang.

Namun suasana berubah ketika tersangka kembali membuka ponsel istrinya. Isi percakapan WhatsApp dan foto pria lain membuat emosinya tak terkendali.

Baca juga: Tergiur Ritual Penggandaan Uang, Warga Kehilangan Rp22 Juta di Mojokerto

“Kekerasan terjadi setelah melihat isi HP istrinya. Ada chat WA dan foto pria itu yang membuat tersangka marah,” ungkap Alex.

Situasi disebut semakin memanas setelah korban melontarkan ucapan yang menyinggung kondisi ekonomi rumah tangga mereka.

“Istrinya sempat bilang, ‘Kamu itu cuma bohong soal uang, mana uangnya,’” tambahnya.

Editor : Redaksi



Berita Terkait