Santri di Lamongan Dianiaya 3 Temannya, Begini Pengakuan Pengurus Ponpes
Minggu, 12 Mei 2024 15:10 WIBPengurus Ponpes Matholi'ul Anwar Simo Sungelebak, Karanggeneng, Lamongan buka suara terkait penganiayaan itu.
Pengurus Ponpes Matholi'ul Anwar Simo Sungelebak, Karanggeneng, Lamongan buka suara terkait penganiayaan itu.
Tangan dan kaki korban diikat kemudian dibanting oleh tiga temannya hingga tidak sadarkan diri.
"Kita udah kirim surat undangan klarifikasi ke terlapor dan saksi (teman korban)," ujar Kanit Reskrim Polsek Sukolilo, Ipda Aan Dwi Satrio Yudho.
Awalnya korban ke RS Haji sendiri, dan pelaku nyusul, di sana pelaku sempat minta maaf dan mengaku menyesal.
Kepala DP3A–PPKB Kota Surabaya Ida Widayati mengatakan, pelaku R ini sudah sering melakukan kekerasan (KDRT), dan mengkonsumsi sabu.
"Saya memohon maaf atas perlakuan saya yang telah membuat laporan palsu," Azizatus Solihah.
Pelapor membuat skenario sebagai korban perampokan karena ada masalah dengan seseorang, dan dirinya meminta maaf pada polisi.
Kedua belah pihak dipanggil dan keduanya menyepakati surat kesepakatan bersama untuk menyelesaikan perkara.
Motor korban ditendang, tubuh dilindas, kemudian dikroyok.
Untuk itu, saya minta kepada pejabat Pemkab Situbondo untuk segera melaporkan ke Kemensos RI, jika ada kasus kekerasan terhadap anak, agar segera ditangani," kata Mensos Risma.
Saat ini Kemensos berupaya untuk memulangkan ibu korban, Siti Soleha, yang saat ini bekerja sebagai Pekerja Migran Indonesia di Singapura.
Dari pantauan, kantor itu terlihat dihuni banyak orang dan terparkir mobil branding di depannya.
Selebgram asal Malang, Aghnia Punjabi (Emy Aghnia) membeberkan kondisi anaknya usai dianiaya IPS (27) pengasuh.
Kasatreskrim Polresta Malang Kota, Kompol Danang Yudanto membeberkan pengakuan tersangka.