Penampakan Mobil Diduga Jadi Sarana Penganiaya Wanita di Surabaya Gegara Tolak Aborsi
Sabtu, 28 Okt 2023 18:11 WIBAHS (21) dikeroyok oleh pacarnya dan dua teman di dalam mobil Toyota Calya L 1830 PL. Tepat setelah dirinya menolak aborsi.
AHS (21) dikeroyok oleh pacarnya dan dua teman di dalam mobil Toyota Calya L 1830 PL. Tepat setelah dirinya menolak aborsi.
Penangkapan terhadap dua pelaku itu dilakukan Tim Jatanras Satreskrim Polres Mojokerto, setelah melakukan rentetan penyelidikan.
"Kami sudah menyebar tim gabungan, dalam hal ini sebar untuk memburu pelaku," ujar Kasatreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Iptu Muhammad Prasetyo.
Korban dipaksa menggugurkan kandungan atau dibunuh bila tidak menurut.
Keterangan korban, dia dan dua orang pria yang baru dikenalnya ketemuan di konter handphone lalu pelaku membonceng korban dengan alasan membeli durian.
Menurut keterangan korban bila teman-teman pacarnya juga ikut menganiaya dirinya.
Dengan mengenakan rompi tahanan berwarna merah, Ronald tiba di lokasi sekitar pukul 10.45 WIB.
Kejadian itu menimpa Melville Nathaniel Tjipto (32) dan Irene Kusumawati (30). Sepasang kekasih, yang saat itu mengendarai mobil dan hendak berpergian.
Sempat Cek-cok dengan Istrinya, Suami di Surabaya Ditemukan Bersimbah Darah
Korban yakni Patniwati (39), sementara pelaku ialah Slamet Sutrisno (34).
Ibu korban sudah menandatangani surat pernyataan perdamaian dan ada kompensasi Rp 4 juta, tapi masih diberi Rp 1 juta.
Dari hasil pengecekan ke lokasi terjadinya peristiwa tersebut, ternyata hasil temuan tidak sama dengan video yang viral di masyarakat.
Ide untuk menempuh jalan damai tersebut, muncul dari pihak Sekolah kedua siswa yang videonya viral.
Jika video yang viral tersebut diambil oleh pelajar SMP yang pada saat kejadian berada di lokasi.
Permasalahan ini sudah dimediasi pihak sekolah dan diselesaikan melalui jalur damai.