Pengakuan Perempuan Muda Gresik jadi Korban Perampokan Ternyata Hanya Rekayasa
Minggu, 21 Apr 2024 06:05 WIBPelapor membuat skenario sebagai korban perampokan karena ada masalah dengan seseorang, dan dirinya meminta maaf pada polisi.
Pelapor membuat skenario sebagai korban perampokan karena ada masalah dengan seseorang, dan dirinya meminta maaf pada polisi.
Tiga pemuda itu memerkosa korban di hutan wilayah Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean.
Nenek korban meminta agar menantunya itu dipecat dari polisi dan segera diadili.
Kasi Humas Polrestabes Surabaya, AKP Haryoko Widhi menyampaikan, 7 remaja itu dari kelompok Warriors Kacaw SBY dan Pasukan Senyap.
"Kami mengingatkan yang bersangkutan agar kooperatif, termasuk dokter yang memberikan surat keterangan semacam ini," ujar Ali Fikri.
Oknum polisi tersebut kini diperiksa Propram Polda Jatim dan juga diproses secara pidana.
Korban merupakan warga Driyorejo, Gresik.
Purwono telah membuat laporan polisi, menyertakan bukti rekaman CCTV yang menunjukkan ciri-ciri pelaku.
Tim SAR gabungan yang melakukan pencarian baru menemukan motor milik korban.
"Mereka melintasi jembatan menggunakan motor," ungkap Kepala BPBD Jatim, Gatot Soebroto.
"Tadi pagi sudah menyampaikan surat permohonan penundaan pemeriksaan kepada KPK," ungkap Penasihat Hukum Gus Muhdlor, Mustofa Abidin.
Kabid Darlog BPBD Jawa Timur, Satrio Nurseno mengatakan, 6 jembatan juga dilaporkan rusak.
Pencarian hari ini sekitar 4 kilometer, dan apabila belum ditemukan sehingga luas pencarian akan ditambah mejadi 7 km.
Kanitreskrim Polsek Manyar Ipda Syaiful Rokhim mengatakan, atas kejadian perampokan tersebut kerugian korban ditaksir mencapai Rp 33 juta.