Gadis asal Ngawi Tewas, Diduga Loncat dari Lantai 19 Apartemen di Surabaya
Selasa, 02 Jul 2024 11:47 WIB"Ditemukan kursi posisi di luar balkon dan sandal jepit yang berada di luar," ungkap Kapolsek Mulyorejo, Kompol Sugeng Rianto.
"Ditemukan kursi posisi di luar balkon dan sandal jepit yang berada di luar," ungkap Kapolsek Mulyorejo, Kompol Sugeng Rianto.
"Peristiwa terjadi ketika kondisi rumah itu sepi," ujar Kapolsek Arjasa, AKP Kusmiani.
Sebuah video amatir yang beredar melalui WhatsApp menunjukkan korban tergeletak, ditutup sebuah banner.
Kapolsek Prajurikulon, Kompol Maryoko membenarkan bahwa dugaan sementara penyebab kematian korban adalah bunuh diri.
Kapolsek Benjeng, Iptu Alimin Tunggal menyebut, korban ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia.
"Selain olah TKP, beberapa saksi juga kita panggil untuk dimintai keterangan," ujar Kapolsek Lowokwaru, AKP Anton Widodo.
Jahwa jenazah mahasiswi Universitas Brawijaya (UB) Malang itu diketahui berada di lantai 4 tersangkut balkon.
Kasat Reskrim Polres Malang, AKP Gandha Syah Hidayat menyebut bahwa keluarga itu bunuh diri, diduga karena faktor ekonomi yaitu utang.
Awalnya salah satu anak korban yang selamat berteriak minta tolong ke warga setempat.
Korban pertama kali ditemukan orangtuanya yang mendapati kamar anaknya itu terkunci sejak malam hari.
Berikut sederet fakta yang dihimpun mili.id terkait kasus tewasnya mahasiswi FKH Unair tersebut.
Gunawan mengaku kaget setelah menerima kabar kematian anak sambungnya itu. Dia mengaku cukup dekat dengan almarhumah.
"Tidak memiliki istri dan anak, hanya adiknya yang tinggal di samping rumah korban," ujar Aipda Junaedi.