Kuasa Hukum Korban soal Metanol di Cruz Lounge Bar Vasa Hotel: Ada Unsur Kesengajaan
Senin, 08 Jan 2024 11:14 WIB"Ada unsur kesengajaan dari pihak Vasa dan tidak mau bertanggungjawab sama barangnya," ujar Bobbyanto Gunawan.
"Ada unsur kesengajaan dari pihak Vasa dan tidak mau bertanggungjawab sama barangnya," ujar Bobbyanto Gunawan.
"Kenapa ya, aku feeling ada hal besar yang masih ditutupin Arnold," tutur Yiska, istri William Adolf Refly, salah satu korban tewas kasus miras maut Cruz Lounge Bar Vasa Hotel Surabaya.
Setibanya di Jalan Sudirman, tepatnya di depan JAPFA tiba-tiba pengendara motor oleng menabrak trotoar, lalu terbentur ke tiang PJU.
"Kalau mengaku sudah mengunjungi korban, itu siapa yang dikunjungi? Tanyakan ke pihak Vasa. Tapi yang pasti sampai hari ini belum ada kunjungan sama sekali," tegas Bobby.
Korban asal Surabaya bernama Adrian Pranowo.
Kuasa Hukum Vasa Hotel Tonic Tangkau mengatakan, pihaknya mengaku tak pernah menyediakan metanol seperti yang diungkapkan Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Pasma Royce.
Keluarga korban mengikuti rangkaian jalannya rekonstruksi di Cruz Lounge Bar Vasa Hotel, baru mengetahui bahwa jumlah metanol dalam miras.
Polisi menetapkan bartender dalam kasus miras maut di Cruz Lounge Bar Vasa Hotel.
Pencampuran itu sudah dilakukan sejak karafe yang pertama hingga ke sembilan.
Terduga pelaku tinggal bersama istri di rumah kos tempat lokasi dugaan pembunuhan dan mutilasi.
Potongan tubuh bagian kepala dari galian tanah sekitar Kali Bango.
Penetapan tersangka itu disampaikan Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Pasma Royce.
Salah satu korban selamat dalam kasus miras maut Cruz Lounge Bar Vasa Hotel Surabaya adalah Mitra Ohello, vokalis Band Ogie and Friends.
Pelaku tega membunuh dan mutilasi istrinya sendiri menjadi 10 bagian.